Kepemimpinan Dinilai Amburadul Lima Parpol DPRD Tapteng Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.


Pandan  |  Garispolisi.com  --   Sebanyak lima pimpinan partai politik (Parpol) yang memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Tengah. (Tapteng) duduk bersama, pada Jumat (4/9/2026). Mereka membahas dan menyikapi terkait carut-marutnya roda  Pemerintahan di Pemkab Tapteng dibawah kepemimpinan Bupati Masinton Pasaribu. 

Lima parpol tersebut (yakni  Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, dan PKB). "Dengan ini kami lima Partai Politik di tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya yang memiliki kursi Di DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah" Telah menyepakati ; Pertama menyesalkan pengelolaan anggaran yang tidak profesional dan terkesan tidak mempunyai kemampuan dalam mengelola anggaran APBD," kata H. Hazmi  Arif Simatupang Ketua DPC Partai GERINDRA Kab.Tapteng yang juga sebagai juru bicara.

Disebutkan informasi yang diperoleh bahwa penyerapan anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tahun Anggaran 2026) sampai bulan Agustus 2026 hanya mencapai 30 persen, "Tentu hal Ini sebuah insiden yang sangat memalukan dalam sejarah Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah.  Dan Informasinya juga  dalam hal ini bahwa TAPD dan OPD Kabupaten Tapanuli Tengah telah dipanggil dan Diingatkan oleh Kemendagri," jelas mantan Anggota DPRD Kab. Tapteng ini.

Kedua, lanjut Mantan Ketua DPD KNPI Kab. Tapteng ini, menyesalkan penanganan bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah yang sangat lambat serta  amburadul. " Begitu juga sangat menyesalkan amburadulnya tentang penyaluran segala bentuk bantuan bencana banjir sehingga sampai saat Ini banyaknya masyarakat yang mengeluh dan melakukan  protes," bebernya.

Ketiga, mendesak Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah untuk menyahuti dan merealisasikan Rekomendasi DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah perihal memberikan bantuan untuk korban bencana banjir  dan penyaluran beasiswa yang dialokasikan dari APBD Kabupaten Tapanuli Tengah. "Dan perlu juga kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah bahwa dari semua partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, hanya PDI Perjuangan yang tidak menyetujui rekomendasi penyaluran bantuan bencana banjir tersebut, dimana kita ketahui bahwa Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tapanuli Tengah adalah Masinton Pasaribu yang juga Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah," Tegasnya.

Keempat, Lima Partai Politik yang terdiri dari Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, dan PKB menyampaikan sangat siap untuk duduk bersama dan berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (TAPD) dalam membedah APBD, baik yang sudah berlalu (TA.2025) maupun yang sedang berjalan (TA.2026) dengan menghadirkan : Kemendagri, Kemenkeu RI, BPK RI, BPKP RI, KPK RI, POLRI, Kejaksaan, Pengamat Anggaran dan Para Pimpinan Partai Politik. 

Lebih lanjut kelima pimpinan partai politik tersebut menyampaikan akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan Bupati  Kabupaten Tapanuli Tengah, (Masinton Pasaribu).beserta OPD-nya ke Aparat Penegak Hukum (KPK, POLRI, dan Kejaksaan). Hal ini dikarenakan banyaknya dugaan penyelewengan anggaran yang ada, Bahkan mewacanakan serta mempertimbangkan  untuk  mengambil sikap politik melalui DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah sampai pada tingkat Pemakzulan terhadap Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Masinton Pasaribu). Demikian ujar kelima pimpinan parpol tersebut mengakhirinya.

Pandan, 4 September 2026. 
- Ketua DPD Partai NasDem Tapteng, Rahmansyah Sibarani
- Ketua DPD Partai Gerindra Tapteng : H. Hazmi Arif Simatupang
- Heni Satika Simanjuntak mewakili Ketua DPD Partai Golkar yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Tapteng
- Ketua DPC PKB Tapteng : Abdurrahman Sibuea
- Ketua DPD PAN Tapteng : Martanto Siregar.

( *)

Posting Komentar

0 Komentar