Bank Indonesia Dorong UMKM Naik Kelas, Tembus Batas Pasar Global

PEMATANGSIANTAR|GarisPolisi.com - Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Sumatera Utara naik kelas terus dilakukan Bank Indonesia. Salah satunya melalui kegiatan Business Matching Ekspor dalam rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.

Kegiatan yang berlangsung hingga akhir Agustus 2026 tersebut menjadi ruang bagi UMKM binaan Bank Indonesia untuk memperluas akses pasar, termasuk mempertemukan pelaku usaha dengan agregator, importir, distributor, retailer, hingga calon pembeli dari berbagai negara.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar turut mengambil bagian dengan membuka peluang bagi produk-produk unggulan daerah agar mampu menembus pasar internasional.

Salah satu UMKM binaan Bank Indonesia Pematangsiantar yang berhasil memanfaatkan peluang tersebut adalah Takoma Coffee. Produk kopi unggulan asal kawasan Simarungun itu berhasil memasuki pasar ekspor melalui kegiatan Business Matching Ekspor dengan ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) untuk ekspor sebanyak 1 ton biji kopi ke Dubai.

Pencapaian tersebut menjadi langkah penting bagi Takoma Coffee dalam memperluas pasar. Selain Dubai, produk kopi tersebut juga tengah menjajaki peluang pasar internasional lainnya, khususnya Italia, Singapura, dan Malaysia.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa produk UMKM daerah memiliki peluang untuk bersaing di pasar global apabila mendapatkan akses, pendampingan, serta jejaring bisnis yang tepat.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar juga terus mendorong pengembangan dan penguatan UMKM melalui berbagai kegiatan yang memperkenalkan potensi produk unggulan dari kawasan Siantar dan sekitarnya.

Salah satunya melalui Karya Hita Festival 2026 yang menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan potensi produk unggulan daerah di wilayah Siantar, Simalungun, Batubara, Tanjungbalai, Labuhanbatu Utara, hingga Labuhanbatu Selatan.

Festival tersebut menghadirkan beragam potensi lokal, mulai dari UMKM, wastra, kopi, kuliner, hingga produk kreatif daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk berkarya, membangun kolaborasi, sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan dinilai penting untuk memperkuat daya saing UMKM, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Karya Hita Festival 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk mendukung produk UMKM lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah sekaligus membawa karya anak bangsa menembus pasar global. (red)

 

Posting Komentar

0 Komentar