‎Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Hadiri Kegiatan Penilaian Desa Terbaik PKK Tahun 2026

‎Labuhanbatu Selatan  |  Garispolisi.com   --  ‎Tim Monitoring PKK Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Monitoring Lomba Pelaksanaan Desa Terbaik PKK Tahun 2026 di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Tim dipimpin Drs. Ruhyat Staf Ahli 2 PKK Provinsi Sumatera Utara beserta rombongan, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung secara serentak di sejumlah desa tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus upaya memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
‎Adapun desa yang mengikuti penilaian meliputi Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang, pada kategori Desa Pelaksana Terbaik Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR); Desa Ulu Mahuam, Kecamatan Silangkitang, pada kategori Desa Pelaksana Terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K); Desa Simatahari, Kecamatan Kotapinang, pada kategori Desa Pelaksana Terbaik Tertib Administrasi PKK; Desa Teluk Panji III, Kecamatan Kampung Rakyat, pada kategori Desa Pelaksana Terbaik Aku Hatinya PKK; serta Kecamatan Torgamba pada kategori Desa Pelaksana Terbaik IVA Test.
‎Kegiatan monitoring turut dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, di Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, M. Reza Pahlevi Nasution, menghadiri kegiatan monitoring yang berlangsung di Aula Kantor Camat Torgamba.
‎Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tidak hanya menjadi sarana penilaian, tetapi juga momentum untuk melihat sejauh mana program-program PKK telah berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎Menurutnya, PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemberdayaan perempuan hingga ke tingkat desa.
‎"Yang paling penting bukan sekadar meraih predikat terbaik, tetapi bagaimana program PKK benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Keberhasilan PKK diukur dari perubahan nyata yang terjadi di tengah keluarga dan lingkungan desa," ujar Syahdian.
‎Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, kreativitas, dan inovasi dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

‎"PKK memiliki kekuatan besar dalam membangun keluarga yang tangguh. Ketika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat dan pembangunan desa akan berjalan lebih baik," tambahnya.
‎Sementara itu, Sekda, M. Reza Pahlevi Nasution, di kecamatan Torgamba mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjadi penggerak pembangunan yang dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat merupakan pondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera.
‎Ia berharap kegiatan monitoring tidak hanya menjadi agenda penilaian semata, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran guna meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di setiap desa.
‎Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh desa dapat terus meningkatkan kualitas program, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga. PKK pun diharapkan semakin kokoh sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat. 

(ZR)

Posting Komentar

0 Komentar