Sibolga ( Garispolisi. com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Minggu (28/09/2025), jajaran pengamanan Lapas Sibolga menggelar razia rutin berskala besar di seluruh blok hunian warga binaan, sebuah langkah proaktif yang berhasil memastikan tidak adanya peredaran barang terlarang dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembinaan.
Penggeledahan yang dilakukan secara menyeluruh ini mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat namun tetap humanis, demi menjaga hak-hak warga binaan. Hasilnya, tim tidak menemukan adanya perangkat komunikasi ilegal seperti telepon genggam, narkoba, maupun benda-benda berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Keberhasilan ini menjadi indikator positif atas efektivitas pengawasan internal yang telah berjalan.
Kepala Lapas Sibolga, Novriadi, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran pengamanan. "Keamanan adalah fondasi utama bagi terlaksananya program pembinaan yang optimal. Lingkungan yang aman memungkinkan warga binaan untuk fokus memperbaiki diri dan mempersiapkan reintegrasi ke masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan preventif seperti razia rutin ini akan terus kami intensifkan secara berkesinambungan," tegas Novriadi.
Senada dengan Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Sibolga, Ibnu Taqwim, menegaskan bahwa razia ini adalah manifestasi nyata dari komitmen seluruh jajaran. "Kami tidak akan mentolerir peredaran handphone, narkoba, atau bentuk gangguan keamanan lainnya. Siapapun yang terbukti melanggar tata tertib akan kami tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa pandang bulu," ujar Ibnu Taqwim, menunjukkan ketegasan institusi.
Selain razia di blok hunian, Lapas Sibolga juga memperkuat sistem pengawasan di seluruh pos penjagaan, khususnya di area Pintu Utama (P2U). Seluruh lalu lintas keluar masuk, baik barang maupun orang, diperiksa secara ketat oleh petugas P2U, didukung penuh oleh personel kepolisian dari Polres Tapanuli Tengah. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan lapisan pengamanan berlapis yang tak hanya mencegah, tetapi juga mendeteksi potensi ancaman sedini mungkin.
Upaya komprehensif ini diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pengamanan Lapas Sibolga, tetapi juga menumbuhkan suasana yang tenang dan positif, mendukung terciptanya pembinaan yang maksimal bagi seluruh warga binaan menuju kehidupan yang lebih baik.
( Cipta)
0 Komentar