Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa edukasi ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga mendorong mereka menjadi pelaku perubahan di lingkungannya.
“Mereka bisa memulai dari rumah dan sekolah, serta mengajak teman-temannya untuk mengelola sampah dengan benar sehingga dapat bernilai guna. Dengan semangat Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045, Pertamina Patra Niaga akan terus mendukung inisiatif yang mendorong pendidikan lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” ujar Fahrougi, Pada Rabu (13/8/2025).
Materi pengelolaan sampah disampaikan melalui metode audio visual, storytelling, hingga sesi tanya jawab, sehingga mudah dipahami siswa. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik memilah sampah berdasarkan jenis, serta membuat kerajinan dari bahan daur ulang seperti bunga dari botol plastik bekas, hiasan gantung dari kardus, dan karya kreatif dari tutup botol.
Acara ini diikuti oleh 497 siswa, serta dihadiri Lurah Nelayan Indah, Camat Medan Labuhan, dan jajaran pendidik. Pertamina Patra Niaga FT Medan juga berkolaborasi dengan Bank Sampah HORAS BAH (Hayu Olah Sampah Menjadi Berkah), Bank Sampah Induk New Normal, dan Komunitas Lingkungan Kota Medan.
Ketua Bank Sampah HORAS BAH, Burhanuddin Saragih, memaparkan materi seputar jenis-jenis sampah, dampak buruk sampah bagi lingkungan dan kesehatan, serta peran anak dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. “Sampah tidak hanya untuk dibuang atau dijual, tetapi juga bisa diolah menjadi karya yang bernilai estetika dan fungsional,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Medan Labuhan yang diwakili Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Ade. “Edukasi pengelolaan sampah sejak dini adalah langkah tepat untuk membentuk karakter anak yang peduli lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan,” katanya.
Kepala Sekolah SD Negeri 068426, Nurhayati, menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi siswa. “Anak-anak kini memahami bahwa sampah dapat menjadi karya kreatif. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
(Red)

0 Komentar