Deli Serdang | Garispolisi.com -- Kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah terus diwujudkan Pemerintah Desa (Pemdes) Percut melalui kegiatan gotong royong, Jum'at (2/10/2026).
Untuk kedua kalinya secara berturut-turut pada Jumat, Pemdes Percut bersama pihak SD Negeri 105296 Percut Hilir dan masyarakat turun langsung mengatasi genangan air serta membersihkan drainase di Dusun XVI, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Jumat Bersih Bupati Deli Serdang H. Dr. Asri Ludin Tambunan tersebut difokuskan pada pembersihan saluran drainase yang tersumbat sampah dan sedimentasi lumpur.
Kondisi tersebut sebelumnya menyebabkan aliran air tidak lancar hingga meluap dan menggenangi halaman SD Negeri 105296 Percut Hilir.
Gotong royong dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dihadiri langsung Kepala Desa (Kades) Percut Asyhari Syah, S.Ag., Kepala SD Negeri 105296 Percut Hilir Sartika, S.Pd., perangkat desa, para guru, serta masyarakat Dusun XVI dan XVII Desa Percut.
Kades Percut Asyhari Syah mengatakan, pelaksanaan gotong royong selama dua Jumat berturut - turut menunjukkan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman, khususnya bagi para siswa.
"Ini sudah Jumat kedua kita turun di Dusun XVI ini. Program Jumat Bersih ini instruksi langsung Bapak Bupati. Kita tidak mau anak-anak kita belajar di lingkungan yang banjir dan kotor. Kita harus pastikan drainase lancar dan halaman sekolah bersih. Terima kasih untuk Ibu Kepsek Sartika, para guru dan warga Dusun XVI serta XVII yang kompak luar biasa," ucap Asyhari Syah.
Menurutnya, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah desa, sekolah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan sekaligus mencegah terjadinya genangan air.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 105296 Percut Hilir Sartika, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas respons Pemdes Percut yang kembali turun membantu membersihkan lingkungan sekolah.
"Alhamdulillah, sudah dua kali Pemdes turun membantu kami. Sekarang halaman sekolah yang kemarin tergenang sudah mulai surut dan drainase kembali mengalir. Anak-anak jadi lebih nyaman belajar," kata Sartika.
Gotong royong tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan genangan air, tetapi juga menumbuhkan kepedulian bersama untuk menjaga kebersihan saluran drainase dan lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara Pemdes Percut, pihak sekolah dan masyarakat juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat dan nyaman bagi para siswa.
(Nz)
0 Komentar