Donasi Insan PLN Hadirkan Listrik Gratis Bagi 13 Keluarga Di Simalungun


Simalungun  |  Garispolisi.com  –  PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui Program Light Up The Dream (LUTD) dan Xtra Care.

Penyalaan listrik gratis dilaksanakan secara simbolis di kediaman Fitri, warga Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (21/7/2026). Fitri merupakan salah satu dari 13 keluarga penerima manfaat Program LUTD yang memperoleh sambungan listrik dari donasi sukarela insan PLN.

Penyalaan dilakukan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, bersama penerima manfaat dan disaksikan Vice President HCBP Area I PLN Muhammad Ali, Manager PLN UP3 Pematangsiantar Ramses Manalu, Dolok Sibarani yang mewakili Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Siantar Morris Simanjuntak, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja (DPD SP) PLN UID Sumatera Utara Romy Maranata Ginting, perwakilan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sumatera Utara Tuyono, Ketua Badan Pembina Rohani Islam (Baperohis) PLN UID Sumatera Utara Suwarseno, serta jajaran manajemen dan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, PLN UP3 Pematangsiantar juga menyalurkan 13 paket kebutuhan pokok melalui Program Xtra Care kepada seluruh keluarga penerima manfaat.

Sambungan listrik dan paket kebutuhan pokok tersebut berasal dari donasi sukarela pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya sebagai bentuk kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan akses terhadap listrik merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, informasi, kegiatan ekonomi, dan berbagai aktivitas produktif lainnya.

“Listrik merupakan energi yang menggerakkan kehidupan. Ketika sebuah keluarga memperoleh akses listrik yang layak, terbuka pula kesempatan untuk belajar dengan lebih nyaman, mengembangkan kegiatan produktif, memperoleh informasi, serta meningkatkan kualitas hidup. Program ini juga menunjukkan bahwa semangat insan PLN tidak berhenti pada tugas menjaga keandalan listrik, tetapi turut diwujudkan melalui kepedulian, solidaritas, dan gotong royong,” ujar Mundhakir.

Mundhakir berharap listrik yang kini dinikmati para penerima manfaat dapat menjadi energi untuk menumbuhkan harapan, kemandirian, dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka.

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, menyampaikan bahwa Program LUTD dan Xtra Care merupakan wujud kepedulian insan PLN yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kehadiran kami di sini merupakan salah satu wujud kepedulian kepada masyarakat. Setiap sambungan listrik dan paket kebutuhan pokok yang diberikan berasal dari ketulusan insan PLN untuk membantu sesama. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan keluarga penerima sekaligus mendukung aktivitas mereka sehari-hari,” kata Ramses.

Salah satu penerima manfaat, Fitri, mengaku bersyukur dan terharu karena keluarganya kini dapat menikmati listrik secara mandiri di rumah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur akhirnya dapat menikmati listrik sendiri. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, termasuk paket kebutuhan pokok yang diberikan. Terima kasih kepada PLN dan seluruh pegawai yang telah peduli kepada kami. Semoga seluruh kebaikan ini mendapat balasan berupa kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan,” ungkap Fitri.

Program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial insan PLN untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh sambungan listrik secara mandiri. Sementara itu, Program Xtra Care melengkapi kepedulian tersebut melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar kepada keluarga penerima manfaat.

Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan energi yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan. Tidak sekadar menerangi rumah, tetapi juga membuka kesempatan bagi tumbuhnya kemandirian dan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Posting Komentar

0 Komentar