Ridwan Sujana Buka Suara Kejari Medan Tak Alergi Media Atau Antikritik


Medan  |  Garispolisi.com  -- Di tengah sorotan dan berbagai persepsi yang berkembang, Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Ridwan Sujana Angsar, akhirnya angkat bicara. Dengan nada tegas namun terbuka, Ia menepis anggapan bahwa institusi yang dipimpinnya bersikap tertutup terhadap media maupun antikritik publik.

Bagi Ridwan, hubungan antara kejaksaan dan media justru memiliki keterkaitan yang erat. Ia bahkan mengakui bahwa perjalanan kariernya tidak bisa dilepaskan dari kontribusi insan pers.

"Justru kami sampai di posisi ini karena dukungan dari teman-teman media," katanya, Selasa (20/4/2026).

Didampingi jajaran internal, termasuk Kasi Intel Valentino Harry Parluhutan Manurung dan Kasi Pidum Zulkarnain Harahap, Ridwan menjelaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membenahi kondisi internal Kejari Medan.

Ia mengibaratkan organisasi sebagai sebuah rumah yang perlu dipahami secara menyeluruh sebelum dilakukan penataan lebih lanjut.

"Bagaimana kita bisa menyusun langkah ke depan jika kondisi internal belum sepenuhnya kita pahami," ucapnya.

Dalam hal komunikasi, Kejari Medan tetap membuka ruang bagi media. Ridwan menyebut bahwa mekanisme penyampaian informasi dapat dilakukan melalui Kasi Intel sebagai juru bicara resmi.

Sementara itu, terkait wacana penyediaan sekretariat bagi wartawan di lingkungan kantor, Ridwan menjelaskan bahwa hal tersebut belum dapat dipenuhi. Keterbatasan fasilitas menjadi alasan utama, mulai dari minimnya lahan parkir hingga tidak tersedianya anggaran khusus dalam struktur organisasi.

Ia menilai, situasi tersebut tidak seharusnya dimaknai sebagai bentuk penolakan terhadap media, melainkan sebagai kondisi objektif yang dihadapi institusi.

Di sisi lain, perhatian publik terhadap penanganan perkara, khususnya dugaan korupsi, juga turut disorot.

Menjawab hal itu, Ridwan memastikan bahwa sejumlah kasus tengah diproses secara serius oleh jajarannya.
Meski belum dapat dipublikasikan, Ia memberi sinyal bahwa dalam waktu dekat akan ada perkembangan yang disampaikan kepada publik melalui media.

"Mohon bersabar, karena semuanya masih berjalan. Nanti akan kami sampaikan secara terbuka," jelasnya.

( Nz)

Posting Komentar

0 Komentar