Asahan | Garispolisi.com — Kabupaten Asahan kembali menjadi perhatian publik. Setelah adanya pemberitaan di media, tentang maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Desa Gunung Sari, Kecamatan Aek Songsongan, atas informasi itu, jajaran Polsek Bandar Pulo menyatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut.
Kapolsek Bandar Pulo, IPTU Dr. Anwar Sanusi Simanjuntak, S.H., M.H., bersama Kanit Reskrim IPDA Arisman F. Manalu, S.H., M.H., memberikan tanggapan yang disampaikan kapada wartawan terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
Kanit Reskrim menyampaikan: “ Terima kasih infonya bang, kalau bisa kita sama-sama melakukan penindakan.” Jawab, Kanitreskrim Polsek Bandar Pulo, saat membalas pesan WhatsApp wartawan. Respons tersebut dipandang sebagai bentuk kesediaan aparat.
Adanya keterangan sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, terdapat dugaan aktivitas transaksi narkotika di belakang usaha potong ayam di Desa Gunung Sari dan warga juga menyebut adamya seorang berinisial SP yang diduga berperan sebagai penyedia barang terlarang tersebut dan terdapat nama lain berinisial “B” yang disebut-sebut selalu berada di lokasi tersebut.
Aparat akan melakukan langkah penyelidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Tentang maraknya peredaran narkoba di Desa Gunung Sari seorang warga menyatakan: “ Kami hanya ingin kampung ini bersih. Aktivitas itu menurut kami sudah lama, tapi warga takut berbicara terbuka.” Ujar warga setempat kepada sejumlah wartawan.
Warga lain juga menambahkan, aktivitas pada malam hari berpindah ke area belakangnya SD Inpres setempat. “Ada gubuk yang diduga sengaja dibuat. Kalau malam, aktivitasnya ramai. Kami khawatir dampaknya ke anak-anak,” ujarnya.
Seorang tokoh masyarakat turut angkat suara, Ketua LSM LPPN Labura, Bangkit Hasibuan menyampaikan harapannya: “Kalau memang ada dugaan seperti itu, kami berharap diproses sesuai hukum. Kalau tidak benar, jelaskan ke publik supaya tidak jadi fitnah.” jelas, Bangkit Hasibuan.
Dengan adanya respons dari Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Bandar Pulo, masyarakat kini menunggu langkah konkret berupa penyelidikan, pendalaman informasi, serta tindakan hukum.
(Mjs)
0 Komentar