Asahan | Garispolisi.com — Maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, kembali menjadi sorotan warga. Informasi yang dihimpun menyebutkan, jaringan peredaran barang terlarang tersebut diduga telah beroperasi hingga dilintas desa.
Menurut keterangan warga identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, peredaran sabu di wilayah tersebut diduga dikendalikan oleh seorang pria berinisial IK, Ia disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan seorang lainnya berinisial TT.
Sumber yang sama menyebutkan, jaringan peredaran narkoba tersebut tidak hanya beroperasi di Aek Loba Pekan, tetapi telah meluas hingga ke Desa Ova Padang Mahondang serta Desa Aek Bange, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan.
Di Desa Ova Padang Mahondang, seorang pria berinisial BBM disebut warga sebagai sosok yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Sementara di Desa Aek Bange, nama berinisial IN juga disebut-sebut pernah berperan dalam aktivitas serupa. Sebelumnya, jaringan di wilayah tetdebut dikabarkan pernah dikendalikan oleh seorang berinisial F.
Warga juga mengaitkan nama F dengan peristiwa penggerebekan yang dilakukan oleh Polsek Bandar Pulo pada Desember 2025 di wilayah Desa Aek Bamban, Kecamatan Aek Songsongan. Dalam peristiwa tersebut, F dikabarkan berhasil lolos. Aparat kemudian melakukan pengembangan hingga ke rumah orang tuanya di Desa Aek Bange. Dari lokasi itu, menurut keterangan warga, ditemukan sejumlah plastik klip bening yang biasa digunakan sebagai kemasan sabu.
Informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan secara hukum. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi.
Saat dikonfirmasi sebelumnya melalui pesan WhatsApp, Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Muliyoto, SH, MH, menyampaikan tanggapan singkat, “Segera kita tindak lanjuti, Lae.” Ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Rivi Nurvelani, SH, SIK, MH, saat menerima tautan pemberitaan sebelumnya, telah merespons namun belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait langkah konkret yang akan diambil.
Masyarakat sangat berharap kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan mengingat dampak narkotika yang sangat merusak, warga juga mendesak agar peredaran narkoba di wilayah tersebut dapat ditangani secara serius demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pendalaman informasi oleh pihak berwenang masih berlangsung.
(Mjs)
0 Komentar