‎Parlin Siregar Babak Belur Di Keroyok Sejumlah Security PT Sipef Tolan Tiga Kampung Rakyat

‎Labuhabatu Selatan  |  Garispolisi.com  --  Parlin Siregar (36) warga Sri Pinang Dusun III mengaku dianiaya sejumlah oknum security  hingga mengalami luka serius setelah Ia kedapatan mengambil brondolan sawit  di blok D3 Perkebunan PT Sipef Tolan Tiga Kecamatan Kapung Rakyat, kabupaten Labuhanbatu, kamis  (05/02/2026).
Medapat kabar anggotanya dikroyok  hingga mendapatkan perawatan medis, ‎Ketua Grib Jaya Labusel Abdoel Situmorang  didampingi anggotanya langsung menjenguk Parlin  yang  juga anggota ormas Grib jaya  Kecamatan Kampung Rakyat.

Saat bertemu Parlin  dan mengkonfirmasi peristiwa menimpa  dirinya,  Parlin Siregar menceritakannya, saya dikepung sekitar enam orang security dan ditangkap serta diborgol lalu dihakimi oleh sejumlah oknum security perusahan PT Sipef Tolan Tiga kecamatan Kapung rakyat, 
‎"Tulang kering kaki kiri saya dipukul berulang kali menggunakan gagang atau sarung parang milik petugas keamanan. Tidak hanya itu, bagian wajah, dada, dan perutnya juga menjadi sasaran pukulan, akibatnya dahi mengalami luka robek, dadah sesak memicu lemas dan oyong.

Korban mengaku sempat memohon ampun agar tidak lagi dipukuli, melihat saya tidak berdaya dan luka parah, sayapun kemudian di bawa Pihak security untuk mendapatkan perawatan medis," Ujar Parlin  
‎Atas peristiwa penganiayaan tersebut,  Parlin mengalami tujuh jahitan di bagian kepala dan tiga jahitan di mata kaki sebelah kanan. Sementara tulang kering kaki kirinya disebut mengalami luka akibat pukulan benda tumpul.
‎Sementara ketua Grib jaya Kabupaten Labusel Abdoel Situmorang membenarkan atas  peristiwa pengeroyokan terhadap Parlin Siregar hingga mengalami luka serius dan harus ditangani pihak medis, 
‎"Persoalan ini kami serahkan kepada pihak berwajib, saya juga sudah perintahkan kepada seluruh pengurus Grib Jaya yang ada di Labusel agar menahan diri dan tetap tenang" Ucapnya.  

(ZR)

Posting Komentar

0 Komentar