Tapanuli Tengah | Garispolisi. com -- Percepatan pemulihan pasca bencana alam terus di upayakan pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah, melalui BPBD kabupaten Tapanuli, Pihak kecamatan Badiri beserta warga, secara bergotong royong mampu membangun jembatan darurat menuju desa Pagaran Honas. Minggu ( 25 /01/2026).
Dengan semangat bergotong royong akhirnya jembatan darurat akses jalan penghubung dua Desa yakni Desa Kebun Pisang dan Desa Pagaran Honas telah selesai dikerjakan dan kini dapat dilalui kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, awalnya Desa Kebun Pisang dan Desa Pagaran Honas sempat terisolir, akibat banjir Bandang yang melanda kecamatan Badiri November 2025 lalu, sehingga akses jalan menuju ke dua desa terputus.
Hal itu disampaikan Zulkifli Simatupang staf Badan penanggulangan Bencana kabupaten Tapanuli Tengah, dengan memanfaatkan kayu gelondongan yang terbawa Banjir Bandang Ia bersama warga membuat jembatan darurat dari kayu dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter.
Ia mengatakan jembatan tersebut terputus akibat banjir bandang 25 November 2025 lalu dan merupakan akses satu satunya menuju desa kebun pisang dan Pagaran honas, mudahan mudahan jembatan ini dapat menunjang kelancaran perekonomian masyarakat untuk membawa hasil kebunnya.
Zul juga menambahkan meskipun bisa di lalui kendaraan roda 4, Ia juga meminta agar warga dan pengendara tetap berhati-hati tidak bawa beban bermuatan yang berlebihan sebab jembatan darurat ini terbuat dari kayu.
Rusdi Salah seorang warga sampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis yang dengan cepat merespon permintaan warga, saat ini jembatan sementara telah selesai di kerjakan dengan cara bergotong royong, sehingga akses jalan yang
sempat lumpuh total beberapa waktu lalu kini mulai dapat dilewati kendaraan. .
Kami juga berterima kepada pak Zulkifli Simatupang yang mana dari awal terjadinya bencana alam banjir dan longsor melanda daerah kami, Dia terus ikut berjibaku bersama warga dalam penanganan banjir bandang ini. Hingga sampai saat ini pak Zul terus bersama kami dan menyelesaikan jembatan darurat ini. ujarnya.
( Cipta)
0 Komentar