Tapanuli Tengah, ( Garispolisi. com) - Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sejak Minggu (23/11/2025) malam. Hujan deras disertai badai menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor di berbagai titik wilayah. Dampak paling parah terjadi pada Senin (25/11/2025).
Di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, longsor menimbun rumah warga. Empat orang dilaporkan meninggal dunia dari satu keluarga. Banjir juga merendam Ribuan rumah di beberapa kecamatan, memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Berdasarkan data dari Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC PB) atau hanya Tim Reaksi Cepat ( TRC)
Beberapa kecamatan yang berdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah :
BANJIR* :
Di Kecamatan Badiri
1. Dusun 1, 3, dan 4 Aek Horsik
2. Dusun 3 Muara Pinang Desa Sijago-jago
3. Dusun 1 dan 2 Desa Gunung Kelambu, Kel. Hutabalang
4. Lingkungan 1, Kel. Lopian
5. lingkungan 3 dan 5, kel. Hutabalang
6. lingkungan 6, kel. Hutabalang
7. lingkungan 9, kel. Hutabalang
Di Kecamatan Pinangsori
1. Desa Parjalihotan Baru
Di Kecamatan Lumut
1. Lingkungan 2 Lumut
2. Dusun 1, 2, dan 3, Desa Lumut Maju
3. Desa Lumut Nauli
Di Kecamatan Sarudik
1. Kel. Pasir Bidang, Lingkungan 1,2,3,4,5,6 dan 7
2. Kel. Pondok batu, Lingkungan 1,2 dan 3
3. Kel. Sibuluan Nalambok, Lingkungan 1,2,3,4,5 dan 6
4. kel. Sarudik, Lingkungan 1,2,3,5 dan 8
5. lingkungan 2 eka satria
Di Kecamatan Tukka
1. Jalan Humala Tambunan
2. Lingkungan 4, kel. Hutanabolon
3. Lorong 1 Kampung Martua
Di Kecamatan Pandan
1. Kel. Sibuluan Indah
2. jl. A.r surbakti, sibuluan raya (tugu ikan)
3. Perumahan Pandan Asri
4. Perdagangan, kel. Lubuk tukko
5. Perumahan BTN (Sekolah Aksara)
Di Kecamatan Tapian Nauli
1. Kel. Tapian Nauli 2, Pasar Onan dan Barung-barung
Di Kecamatan Kolang
1. Kel. Kolang
Sementara terdampak Longsor
Di Kecamatan Badiri
1. Dusun 2 P.Honas
Di Kecamatan Sibabangun
1. Lingkungan 9, kel. Sibabangun
Di Kecamatan Lumut
1. Lingkungan 6, kel. Lumut (Rumah Hancur)
2. Lingkungan 5 Simarlelan
Di Kecamatan Sarudik
1. Desa Sipan
Di Kecamatan Tapian Nauli
1. jl. Poriaha Julu
2. jl. Lintas Rampah
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, bersama Basarnas, TNI, dan Polri, terus melakukan evakuasi. Titik pengungsian telah dipersiapkan dengan dilengkapi bantuan logistik, dapur umum, dan layanan kesehatan untuk warga terdampak.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengatakan upaya darurat difokuskan pada keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar. “Tim gabungan bergerak cepat mengevakuasi warga ke lokasi aman dan menyiapkan bantuan,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan pada, Selasa (25/11/2025).
Sementara itu informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan cuaca ekstrem diperkirakan akan terus melanda kawasan pantai barat Sumatera hingga Desember 2025. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan resmi pemerintah.
Bencana ini menimbulkan kerusakan parah pada infrastruktur dan rumah warga. Jalan putus, tanggul jebol, dan fasilitas umum terdampak, memperlambat akses evakuasi dan distribusi bantuan.
Pihak berwenang menekankan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tim SAR agar proses tanggap darurat berjalan cepat dan tertata. Penanganan lanjutan juga fokus pada pemulihan infrastruktur dan normalisasi aktivitas warga di wilayah terdampak.( Tim)
0 Komentar