SIBOLGA | GarisPolisi.com – Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sibolga Tahun 2025–2029 di Aula Graha Nauli Bank Indonesia Sibolga, Selasa (12/8/2025) siang.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi kehadiran seluruh tamu undangan, perangkat daerah, serta pihak-pihak yang berkomitmen menyelesaikan penyusunan RPJMD. Ia menegaskan, Musrenbang ini menjadi momentum strategis untuk menetapkan arah pembangunan Kota Sibolga selama lima tahun ke depan, sekaligus mencerminkan aspirasi masyarakat yang akan menjadi pedoman kerja pemerintah daerah.
“Kami optimistis visi dan misi pembangunan Kota Sibolga Tahun 2025–2029, yakni Sibolga Peduli, Amanah, Setia untuk Masyarakat Sejahtera, dapat terwujud dengan dukungan semua pihak,” ujar Akhmad Syukri.
Visi tersebut dituangkan dalam tujuh misi utama, meliputi: mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis dan transparan; mengembangkan pendidikan dan sumber daya manusia berdaya saing; meningkatkan kualitas kesehatan; menciptakan peluang ekonomi berbasis potensi lokal dan ekonomi kreatif; menata tata ruang berwawasan lingkungan; memperkuat kerukunan beragama dan budaya; serta mengoptimalkan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan penyakit masyarakat lainnya.
Ketua DPRD Kota Sibolga, Ansyar Afandi Peranginangin, menyatakan dukungan penuh lembaganya terhadap pelaksanaan Musrenbang RPJMD. Menurutnya, DPRD akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan prioritas pembangunan.
“DPRD berkomitmen untuk menjaga kesamaan pandangan dan pemahaman agar kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kota Sibolga, Justin M. Marbun, S.Kom., M.M., memaparkan empat tujuan utama Musrenbang RPJMD 2025–2029. Pertama, menyusun RPJMD yang selaras dengan target pembangunan nasional. Kedua, menjadikannya pedoman penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Ketiga, sebagai tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keempat, menjadi instrumen pengawasan DPRD dalam memastikan pembangunan sesuai aspirasi masyarakat dan arah kebijakan yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi, sesi tanya jawab, serta paparan dari Bappeda Kota Sibolga, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, akademisi bidang pendidikan, dan Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Rahmad Ziady, SE., M.Si., secara daring.
Hadir dalam Musrenbang tersebut antara lain Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0211/TT Letkol Inf Fernando Batubara, S.Sos., M.Han., Plt. Sekda Kota Sibolga Rosidah Lubis, S.S., M.M., Sekretaris DPRD Kota Sibolga Budi Darma Sibuea, S.Sos., M.M., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat dan lurah se-Kota Sibolga, perwakilan Bupati Tapanuli Tengah, perwakilan BUMN, instansi vertikal, perbankan, organisasi masyarakat, Tim Penggerak PKK, Darma Wanita Persatuan, GOW, LPM, dan insan pers.
(Cipta)

0 Komentar