Deli Serdang|GarisPolisi.com - Ada kalanya kekuatan politik tak hanya ditentukan oleh orasi di panggung atau janji di tengah massa. Ada saat-saat di mana nilai sejati dari seorang pemimpin terlihat dari tindakan kecil, namun tulus, yang menyentuh sisi kemanusiaan. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnil Ginting SE, ketika meluangkan waktu menjenguk seorang sahabat sekaligus tim suksesnya yang tengah terbaring sakit.
Ngatiren, pria paruh baya yang selama ini dikenal sebagai sosok setia dalam perjuangan politik Dahnil, kini tengah dirawat di Rumah Sakit Haji Medan. Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat dan Ketua Masyarakat Peduli Lingkungan (MAPEL) Sumut, Dahnil datang tanpa banyak publikasi. Ia hadir membawa perhatian dan doa, dua hal yang sering kali lebih berarti dari obat sekalipun.
“Sebagai sahabat, sudah seharusnya kita saling peduli. Ketika ada di antara kita yang sakit, apalagi orang yang selama ini berjalan bersama dalam suka dan duka, maka kewajiban kita adalah hadir. Sebab, tak seorang pun tahu kapan dirinya akan berada di posisi yang sama,” ucap Dahnil lembut, sambil menggenggam tangan Ngatiren.
Bagi Dahnil, ikatan kebersamaan tak boleh terputus hanya karena jabatan atau kesibukan. Ia percaya bahwa kekompakan dan sikap tolong-menolong adalah fondasi dari kekuatan tim, apalagi dalam dunia politik yang sering kali keras dan penuh dinamika. “Beban akan terasa lebih ringan kalau kita saling menopang. Dan doa, adalah bentuk perhatian yang paling jujur,” tambahnya.
Kehadiran Dahnil bukan sekadar basa-basi. Di mata Ngatiren, ini adalah wujud nyata dari kepedulian yang selama ini menjadi ciri khas Dahnil. Dengan mata berkaca-kaca, Ngatiren menuturkan bahwa Dahnil bukan hanya seorang politisi, tetapi juga sahabat sejati yang selalu hadir di saat penting , termasuk di kala sakit.
“Saya sangat berterima kasih atas kedatangannya. Di tengah kesibukan, ia masih sempat menjenguk. Doa dan perhatian seperti ini sangat berarti. Semoga Allah membalas kebaikannya dengan kesehatan dan kemudahan dalam segala urusan,” ujar Ngatiren dengan suara lirih.
Ia kemudian mengenang betapa Dahnil selalu menunjukkan empati yang tulus kepada warga, khususnya masyarakat kecil. Di Kecamatan Percut Sei Tuan, tempat Dahnil sering turun langsung, ia dikenal sebagai pribadi yang ringan tangan membantu warga miskin tanpa melihat latar belakang atau kepentingan politik.
“Sikap cepat tanggap dan ketulusan beliau membuat masyarakat Deli Serdang mencintainya. Kami berharap makin banyak wakil rakyat yang seperti beliau, yang hadir bukan hanya saat kampanye, tapi juga saat masyarakat sedang lemah dan membutuhkan,” tutur Ngatiren.
Kisah ini mungkin tidak akan ramai di layar kaca atau viral di media sosial. Tapi bagi Ngatiren dan banyak warga Deli Serdang, kunjungan itu adalah bukti bahwa kemanusiaan masih hidup di tengah hiruk-pikuk dunia politik. Dan mungkin, di situlah letak arti sebenarnya dari menjadi pemimpin: hadir, peduli, dan memberi tanpa pamrih.
(Tim)

0 Komentar