SERGAI | GarisPolisi.com - Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki luas wilayah luasnya mencapai 1.900,22 kilometer persegi ini, terdiri atas 243 desa/kelurahan yang berada dalam 17 kecamatan. Dengan jumlah penduduk mencapai 657.490 jiwa (2020), Sergai merupakan kabupaten terpadat kedua di Sumatera Utara.
Sebagai kabupaten yang berkembang pesat, Sergai memiliki berbagai potensi di berbagai bidang, termasuk di bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Sergai terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan berbagai program dan kebijakan.
Di bawah kepemimpinan H. Darma Wijaya dan H. Adlin Umar Yusri Tambunan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sergai, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah satu program prioritas utama mereka.
Visi “Sergai Maju Terus” atau Sergai maju, mandiri, dan religius yang dijabarkan menjadi tujuan pembangunan yang terwujud melalui program inovatif yang disebut “Sapta Dambaan” atau yang disingkat SAPDA.
Program ini terdiri dari tujuh program prioritas, yaitu: Sekolah Mantab (Mandiri, Terampil, Asri, dan Berkualitas), Masyarakat sehat dan religius, Pertanian mandiri dan berkelanjutan, Infrastruktur terintegrasi, Ekonomi berdaya saing, Pariwisata maju terus, dan Birokrasi dambaan.
Salah satu program utama dari Sapta Dambaan adalah memastikan masyarakat yang sehat. Pemkab Sergai melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat Sergai.
Di Kabupaten Sergai, program SAPDA diwujudkan dalam upaya menciptakan masyarakat yang sehat. Bupati Sergai Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan menjadikan kesehatan sebagai target dan prioritas utama dalam kepemimpinan mereka.
Untuk mewujudkan program ini, Pemkab Sergai telah membangun dan merehabilitasi berbagai fasilitas kesehatan, baik di tingkat puskesmas, rumah sakit, maupun klinik.
Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat menghadiri acara Grand Opening Poliklinik Dokter Spesialis Terpadu Rumah Sakit Umum (RSU) Melati Perbaungan, Rabu (4/10/2023). Dalam sambutannya, Bupati memuji dibukanya layanan poliklinik ini dan menyebutnya sebagai sebuah langkah penting dalam membantu perwujudan visi dan misi Kabupaten Sergai dalam memastikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat Sergai.Selain itu, Pemkab Sergai juga memberikan bantuan biaya kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan ini diberikan dalam bentuk kartu jaminan kesehatan, bantuan obat-obatan, dan bantuan biaya operasi.
Pemkab Sergai juga terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Hal ini dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan, baik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas maupun di rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Sergai, dr. Yohnly Boelian Dachban menyatakan bahwa fokus saat ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dia mendorong seluruh staf Dinas Kesehatan untuk bekerja dengan penuh dedikasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.
“Saat ini kami akan memperbaiki fasilitas di setiap Puskesmas di Kabupaten Sergai,” ujar Yohnly.
Menurutnya, hal ini terkait dengan penanganan stunting di Kabupaten Sergai yang dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat.
Pelayanan kesehatan juga telah ditingkatkan sesuai dengan instruksi Bupati Darma Wijaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan guna memastikan kesehatan jasmani dan rohani masyarakat Sergai.
“Tahun 2023 ini, Dinas Kesehatan berfokus pada peningkatan mutu pelayanan dengan memperbaiki sarana dan prasarana kesehatan di setiap Puskesmas di Sergai,” katanya.
Ia menambahkan, Kabupaten Sergai terus meningkatkan mutu layanan kesehatan mulai dari Puskesmas sampai ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman
“Hal ini sesuai dengan isi pilar pertama dan kedua transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yaitu penyediaan layanan kesehatan primer yang terstandardisasi dan terintegrasi dan transformasi layanan rujukan yang fokus pada penyediaan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Yohnly Boelian Dachban.
Dalam setiap kesempatan, Bupati Sergai selalu menegaskan kepada staf puskesmas dan rumah sakit agar melayani masyarakat dengan baik, harus tanggap dan peka terhadap kebutuhan masyarakat dalam urusan Kesehatan.
“Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan Pemkab Sergai telah mengalokasikan anggaran untuk penyediaan sarana dan prasarana yang ada di rumah sakit dan mengajukan usulan melalui pemerintah pusat untuk kelengkapan peralatan kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas serta usulan kebutuhan SDM Kesehatan,” ucap Yohnly mengutip pernyataan Bupati Sergai Darma Wijaya.
Selain sarana fisik, lanjut Yohnly, tentu dari segi pelayanan Kesehatan, Pemkab Sergai melalui Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai inovasi dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu dan bayi (AKI & AKB) seperti Jemputan Ikhlas Persalinan dan penyerahan Akte Lahir (JIP PLUS) dipuskesmas.
“Jadi, setiap Ibu yang melakukan pemeriksaan persalinan dan melahirkan di Puskesmas akan dijemput dan pulang diantar sekaligus mendapatkan Kartu Keluarga (KK) dan akte lahir,” ungkap Yohnly belum lama ini.
Ia juga menambahkan, bagi peserta jaminan kesehatan tidak dipungut biaya dan telah tersedia pemeriksaan USG di 7 puskesmas dan tahun 2023 ini akan ditambah 8 puskesmas lagi.
Sedangkan untuk di Rumah Sakit Sultan Sulaiman sendiri akan dilakukan penambahan jenis layanan seperti pemeriksaan hemodialisa yang sedang proses pembangunan sarana dan persiapan peralatan.
“Mudah mudahan di tahun 2024, dan pelayanan yang lainnya. Selain menurunkan AKI dan AKB, penurunan stunting juga menjadi hal yang sangat penting dimana target 2024 stunting 14 % sangat kita upayakan dapat kita capai, tentu dengan keseriusan upaya pencegahan dan penanganannya,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Kominfo Ingan Malem Tarigan, SE, mengajak Dinas Kesehatan untuk bekerja sama dalam menyebarluaskan kinerja pembangungan di bidang kesehatan yang telah dilakukan.
"Dinas Kesehatan merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang besar dan langsung bersentuhan dengan masyarakat, makanya saya berharap agar Dinas Kesehatan mulai dari Puskesmas aktif menyebarluaskan kegiatan dan menyosialisasikan program yang berdampak langsung terhadap masyarakat," ujarnya.
Ingan menambahkan bahwa kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan yang dirumuskan dalam program "SAPTA DAMBAAN" poin ke-2 yaitu masyarakat sehat dan religius.
Untuk itu, Ia berharap agar melalui sinergi bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo dapat menyampaikan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan informasi kepada masyarakat.
"Kesehatan masyarakat masuk dalam program SAPTA DAMBAAN poin ke-2, yaitu masyarakat sehat dan religius, makanya kita harus menyampaikan kepada masyarakat terkait program kegiatan yang telah kita laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sergai terhadap masyarakat," tutupnya.
Kepala Dinas Sergai Kesehatan Yohnly Boelian Dachban menyambut baik kerjasama yang di inisisasi oleh Dinas Kominfo, Ia berharap agar semua kegiatan yang dilaksanakan baik di Puskesmas maupun Dinas dapat dengan baik didokumentasikan dan dipublikasikan di media sosial resmi Pemkab Sergai maupun media sosial OPD Dinas Kesehatan.
"Kami berterima kasih dan menyambut baik program yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Sergai, nantinya seluruh kegiatan mulai dari Puskesmas maupun yang ada di dinas akan dipublikasikan di media sosial Dinas Kesehatan dan di bagikan ke tim Kominfo untuk selanjutnya disebarluaskan melalui media sosial Pemkab Sergai," tutupnya.
Tim Surveyor Akreditasi Puskemas melakukan akreditasi dan penilaian Puskesmas Dolok Masihul untuk meningkatkan kualitas mutu dan kinerja Puskesmas Dolok Masihul, sejauh ini 4 Puskemas di Kabupaten Serdang Bedagai sudah terakreditasi.Berbagai program dan kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemkab Sergai telah membuahkan hasil yang positif. Hal ini terlihat dari berbagai indikator kesehatan di Sergai yang terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sergai, angka kematian ibu dan bayi di Sergai telah menurun secara signifikan. Pada tahun 2022, angka kematian ibu di Sergai tercatat sebesar 17,6 per 100.000 kelahiran hidup, menurun dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar 22,7 per 100.000 kelahiran hidup.
Sementara itu, angka kematian bayi di Sergai tercatat sebesar 12,1 per 1.000 kelahiran hidup, menurun dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar 13,7 per 1.000 kelahiran hidup.
Indikator kesehatan lainnya yang juga mengalami peningkatan adalah angka prevalensi gizi buruk. Pada tahun 2022, angka prevalensi gizi buruk di Sergai tercatat sebesar 1,5%, menurun dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar 2,2%.
Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengatakan bahwa kesehatan masyarakat merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Sergai. Oleh karena itu, Pemkab Sergai akan terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai program dan kebijakan.
"Kami berkomitmen untuk menjadikan Sergai sebagai kabupaten sehat yang menjadi idaman masyarakat," kata Bupati Darma Wijaya.
Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, juga mengatakan bahwa kesehatan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, Pemkab Sergai akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Bukan hanya pembangunan infrastruktur jalan, tetapi pelayanan kesehatan juga menjadi fokus kami,” kata Wabup Adlin Tambunan.
Dia berharap agar pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman terus ditingkatkan sehingga rumah sakit ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat Sergai.
“Harapan kita bersama, kehadiran fasilitas berupa Gedung RSUD Sultan Sulaiman dapat di manfaatkan sebaik-baiknya sehingga mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sergai,” tutup Wabup Sergai.
Warga Sergai menyambut baik berbagai program dan kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemkab Sergai untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
"Program-program kesehatan yang dilakukan oleh Pemkab Sergai sangat bermanfaat bagi masyarakat," kata Ratno salah seorang warga Sergai.
"Kami berharap agar Pemkab Sergai terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," kata warga lainnya.
RSUD Sultan Sulaiman menuju rumah sakit yang berkualitas dan profesional, rumah sakit ini merupakan salah satu rumah sakit kebanggaan milik Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.
Berbagai program dan kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemkab Sergai telah membuahkan hasil yang positif. Hal ini terlihat dari berbagai indikator kesehatan di Sergai yang terus mengalami peningkatan.
Pemkab Sergai berkomitmen untuk menjadikan Sergai sebagai kabupaten sehat yang menjadi idaman masyarakat. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Pemkab Sergai akan terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. (**)




0 Komentar