SERGAI | GarisPolisi.com - Serdang Bedagai (Sergai), sebuah Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, terus berbenah diri. Salah satu fokus pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai adalah di bidang infrastruktur.
Pembangunan infrastruktur di Sergai dilakukan secara merata, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas, mobilitas, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sergai.
Pernyataan ”Jalan Mulus Ekonomi Bagus” sering terucap dari pasangan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Tambunan. Pasalnya kedua pemimpin tersebut kerap menjadikan infrastruktur sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan.
Namun, tak hanya infrastruktur saja, terdapat beberapa program lainnya yang terbungkus apik dalam Sapta Dambaan (Sapda) dan telah dirumuskan RPJMD yang berarti 7 (tujuh) dambaan, yaitu sekolah mandiri, terampil, asri dan berkualitas (mantab), masyarakat sehat dan religius, pertanian berkelanjutan, infrastruktur terintegrasi, ekonomi berdaya saing, wisata maju terus dan birokrasi dambaan.
Sekedar kilas balik, hingga pada bulan Juli 2022, untuk mewujudkan Jalan Mulus, Ekonomi Bagus, Pemkab Sergai telah melakukan penganggaran pembangunan infrastruktur pada 13 titik yang terbagi kedalam 10 kecamatan, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sergai.
Adapun pembangunan infrastruktur tersebut mencakup pembangunan jalan, irigasi maupun jembatan. Selain dapat mendongkrak perekonomian masyarakat juga lebih mempermudah masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.
5 (Lima) dari ke-13 (tiga belas) titik pembangunan tersebut sedang dalam pengerjaan yaitu Rehabilitasi Jembatan di Desa Dame Kecamatan Dolok Masihul dengan panjang 15,8 meter dan lebar 5 meter. Pembangunan pilar jembatan dan dinding penahan tebing dan drainase, jembatan Siampang Buah Kecamatan Sipispis 1 (satu) buah pilar.
Selanjutnya, pembangunan jembatan di ruas jalan Dolok Merawan menuju SMP Negeri Kecamatan Dolok Merawan dengan panjang 12,8 meter dan lebar 5,6 meter. Rehabilitasi jembatan penghubung ruas jalan Kampung Pon Bakaran Batu atau Simpang Kelapa Tinggi Kecamatan Sei Bamban dengan panjang 9 meter dan lebar 5 meter. Rehabilitasi jembatan Pondok Bawah Desa Dolok Manampang Kecamatan Dolok Masihul dengan panjang 12 meter dan lebar 2,7 meter.
Selain infrastruktur yang sedang dalam pengerjaan dari ke-13 titik tersebut, Pemkab Sergai juga menganggarkan lanjutan peningkatan ruas jalan Bah Sumbu menuju batas perkebunan Kecamatan Tebing Tinggi sepanjang 685 meter dengan lebar 4 meter.
Kemudian terdapat peningkatan ruas jalan Dusun III Desa Bartong menuju objek wisata Arung Jeram Ancol Kecamatan Sipispis sepanjang 481 meter dengan lebar 3,5 meter. Lanjutan peningkatan ruas jalan Mesjid Jamik – Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah sepanjang 1021 meter dengan lebar 4 meter dan panjang 796 meter dengan lebar 5 meter.
Pemeliharaan ruas jalan jembatan Paku menuju Kotarih Kecamatan Kotarih sepanjang 1.195 meter dengan lebar 4 meter. Rehabilitasi konstruksi pengaman jembatan Ancol Kecamatan Tebing Syahbandar 2 (dua) fender. Pembangunan konstruksi pengaman jembatan di Desa Tapian Nauli Kecamatan Bandar Khalifah 2 fender dan 2 pilar.
Peningkatan saluran drainase di ruas jalan Mata Pao menuju Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu sepanjang 742 meter. Rehabilitasi saluran drainase di jalan Perintis Kemerdekaan Desa Dolok Merawan Kecamatan Dolok Merawan sepanjang 392 meter.
Pada tahun 2023, Pemkab Sergai telah membangun dan memperbaiki jalan sepanjang 1.300 kilometer. Pembangunan jalan ini tersebar di seluruh wilayah Sergai, mulai dari jalan kabupaten, jalan provinsi, hingga jalan desa.
Pembangunan jalan
Pembangunan jalan ini telah memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Masyarakat kini dapat mengakses berbagai fasilitas dan layanan publik dengan lebih mudah dan cepat. Selain itu, pembangunan jalan juga telah meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pembangunan jembatan
Selain jalan, Pemkab Sergai juga fokus membangun jembatan. Pada tahun 2023, Pemkab Sergai telah membangun dan memperbaiki jembatan sepanjang 200 meter.
Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat di daerah terpencil. Selain itu, pembangunan jembatan juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pembangunan Irigasi
Pembangunan irigasi juga menjadi salah satu fokus pembangunan di Sergai. Pada tahun 2023, Pemkab Sergai telah membangun dan memperbaiki jaringan irigasi sepanjang 1.000 meter.
Pembangunan irigasi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Sergai. Selain itu, pembangunan irigasi juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Sergai.
Pembangunan Gedung dan Fasilitas Publik
Selain infrastruktur dasar, Pemkab Sergai juga fokus membangun gedung dan fasilitas publik. Pada tahun 2023, Pemkab Sergai telah membangun dan memperbaiki gedung dan fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah.
Pembangunan gedung dan fasilitas publik ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kehidupan beragama masyarakat Sergai.
Pembangunan infrastruktur di Sergai telah mendapat apresiasi dari masyarakat. Masyarakat Sergai merasa sangat terbantu dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemkab Sergai.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga Sergai, Budiman, dia mengatakan bahwa pembangunan jalan di Sergai telah mempermudah aksesnya untuk ke pasar dan tempat kerja.
“Dulu, kalau mau ke pasar atau tempat kerja, saya harus jalan kaki selama satu jam," ucapnya.
Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi dan misi Sergai menjadi kabupaten yang maju, mandiri, dan sejahtera.
“Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan infrastruktur yang baik, masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas dan layanan publik dengan lebih mudah dan cepat,” kata Bupati Darma Wijaya.
Wakil Bupati Sergai, H. Adlin Umar Yusri Tambunan, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata di seluruh wilayah Sergai.
“Pembangunan infrastruktur tidak hanya dilakukan di kawasan perkotaan, tetapi juga di kawasan pedesaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sergai,” kata Wakil Bupati Adlin.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sergai, Johan Sinaga, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur di Sergai akan terus dilakukan secara bertahap.
“Pemkab Sergai akan terus melakukan pembangunan infrastruktur secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Sergai dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target,” kata Johan Sinaga diruang kerjanya Komplek Kantor Bupati Sergai, Senin (20/11/2023).
Johan juga menyampaikan hingga saat ini Pemkab Sergai telah melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 250 km, irigasi 9 km dan jembatan 12 unit tersebar di 237 desa/6 kelurahan.
Dalam keterangannya Johan menyebut jika target pembangunan jalan di RPJM sebanyak 80 % atau (694 km) jalan dalam kondisi baik. Untuk saat ini pembangunan jalan sudah mencapai 67 persen (581 km) kondisi jalan mantap dan sebesar 33 persen (286 km) kondisi Jalan kabupaten yang masih dalam kondisi kurang baik.
“Kita optimis hingga tahun 2026 jalan kabupaten dalam kondisi baik bisa mencapai 90 persen. Untuk itu kita mengharapkan partisipasi masyarakat di dalam pengawasan pengguna jalan agar tidak melebihi kapasitas jalan yang ditentukan maksimal 8 ton. Kemudian berperan aktif untuk terus mengawasi jalan yang sudah dibangun oleh Pemkab Sergai,” harap Johan.
Lebih lanjut disampaikan Johan jika peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan jalan di Kabupaten Sergai sangat penting, mengingat masih banyak warga pengguna jalan dengan membawa angkutan melebihi kapasitas beban badan jalan sehingga berdampak jalan cepat rusak, ujarnya sembari menambahkan bahwa selain disebabkan kendaraan angkutan yang over kapasitas, meningkatnya frekuensi kendaraan besar. Menurutnya, peran masyarakat sebagai pengguna jalan dapat bersikap tertib dan teratur dalam menggunakan jalan sehingga dapat menurunkan, atau paling tidak bisa meminimalisir kerusakan jalan-jalan di Kabupaten Sergai
Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Serdang Bedagai telah memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Masyarakat kini dapat mengakses berbagai fasilitas dan layanan publik dengan lebih mudah dan cepat. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga telah meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pembangunan infrastruktur di Sergai akan terus dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Sergai dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. (*)




0 Komentar