‎Pemkab Labusel Resmi Kukuhkan CSIRT, Perkuat Sistim Keamanan Siber Pemerintah ‎


‎Labuhanbatu selatan  |  Garispolisi.com  --  Kabupaten ‎Labuhanbatu Selatan (Labusel) terus memperkuat sistem keamanan informasi di lingkungan pemerintahan. Hal tersebut ditandai dengan dikukuhkannya Labusel - CSIRT (Computer Security Incident Response Team),  bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia serta Cyber Incident Exchange Forum (CIEF) Tahun 2026, kegiatan  dilaksanakan di Aula dr. Roebiono Kertopati BSSN, Jalan Raya Muchtar No. 70, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. Rabu ( 7/10/2026).
‎
‎Dalam kegiatan tersebut, Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Selatan, M. Iqbal Nasution.
‎

‎Dengan pengukuhan tersebut, Labusel-CSIRT resmi menjadi bagian dari upaya penguatan keamanan siber di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Labusel kini telah memiliki Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) yang berperan dalam menangani serta merespons berbagai potensi dan insiden keamanan siber pada sistem pemerintahan.
‎
‎Keberadaan Labusel-CSIRT diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman siber, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap data dan sistem informasi pemerintahan.
‎
‎Kepala Dinas Kominfo Labusel M. Iqbal Nasution menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi langkah penting bagi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin aman, khususnya di tengah meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan pemerintahan.
‎
‎“Dengan adanya Labusel-CSIRT, kita memiliki tim yang secara khusus menangani dan merespons insiden keamanan siber. Ini bagian dari komitmen kita untuk menjaga keamanan data dan sistem informasi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” ujarnya.
‎

‎Melalui penguatan Labusel - CSIRT, Pemkab Labusel berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, koordinasi, serta respons terhadap insiden keamanan siber guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan digital yang aman dan terpercaya.

 (ZR)

Posting Komentar

0 Komentar