Lubuk Pakam | GarisPolisi.com
Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Lubuk Pakam bersama Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jami Agung Lubuk Pakam dan Serikat Tolong Menolong (STM) Jami Agung Lubuk Pakam terjun langsung ke lokasi bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi penggalangan dana yang sebelumnya dilaksanakan di wilayah Lubuk Pakam. Setelah bantuan berhasil dihimpun, tim gabungan dari ketiga organisasi diberangkatkan menuju Aceh Tamiang pada 20 Desember 2025 menggunakan tiga unit kendaraan guna memastikan bantuan disalurkan secara langsung dan tepat sasaran.
Bencana alam yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang mengakibatkan kerusakan permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum, dan berdampak pada aktivitas sosial serta perekonomian masyarakat.
Menyikapi kondisi tersebut, ketiga organisasi keagamaan dan sosial ini berkomitmen hadir langsung sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.
Ketua BKPRMI Lubuk Pakam, Junaidi Alfandy, mengatakan kehadiran langsung di lokasi bencana bertujuan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus memberikan dukungan moril kepada korban terdampak.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit dari dampak bencana,” ujar Junaidi saat dikonfirmasi Senin (22/12/2025).
Sementara itu, Ketua STM Jami Agung Lubuk Pakam yang juga Imam Masjid Jami Agung, Muhammad Umar, menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas lintas organisasi dan daerah.
Menurutnya, kebersamaan dalam aksi kemanusiaan menjadi kekuatan penting dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Kehadiran kami di lokasi diharapkan dapat memberikan manfaat langsung dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah kondisi sulit yang dihadapi masyarakat Aceh Tamiang,” katanya.
Selama berada di lokasi, tim melakukan pendistribusian bantuan dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat, aparat desa, dan tokoh masyarakat agar penyaluran berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Bantuan yang diberikan berupa dana kemanusiaan serta kebutuhan pokok bagi warga terdampak.
Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai bentuk kepedulian lintas daerah yang memperkuat nilai persaudaraan dan solidaritas sosial.
Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang sekaligus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial.(JT Marbun)
0 Komentar