Bakauheni, GarisPolisi.com - Situasi pasca pandemi covid-19 menjadikan sulitnya mencari pekerjaan untuk menyambung hidup. Apapun pekerjaan saat ini yang penting halal dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga.
Iwan contohnya dirinya berinovasi membuka usaha Tambal Ban Online, untuk membantu pengendara roda dua, yang mengalami bocor ban disekitar Desa Bakauheni, Lampung.
Menurut Iwan pelanggannya kebanyakan menghubunginya lewat aplikasi WhatsApp atau lewat panggilan seluler.
" Pekerjaan tambal ban online Ini sudah dilakukan semenjak tahun 2017, layanan tambal ban online ini buka 24 jam, dan melayani di sekitaran area Desa Bakauheni," ucap Iwan, Jumat (20/1/2023).
Dia juga mengatakan meski demikian, terkadang ada juga pengendara sepeda motor sehabis turun dari kapal di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, yang bannya bocor pasti menghubunginya, lewat aplikasi jasa panggilan Tambal Ban Online.
" Apalagi saat keluar dari pelabuhan, jalannya lumayan jauh memutar ke arah barat dan pengendara harus mendorong sepeda motor hampir 1,5 Km jaraknya," tambah Iwan.
Melihat situasi tersebutlah dirinya dapat ide kreatif untuk membuka usaha tambal ban online di sekitaran wilayah Desa Bakauheni.
“Untuk tarif tambal ban panggilan dikenakan Rp,20.000 untuk sekali tambal dengan alat pompa yang masih manual bukan memakai mesin Kompresor," ucap Iwan.
Setelah hampir Enam tahun menggeluti pekerjaan tambal Ban online ini, banyak tukang ojek yang menjadi langganannya.
" Alhamdulillah, untuk saat ini sudah mulai banyak yang mengetahui dan mengenal saya, jadi setiap ada ban motor yang bocor selalu menghubungi saya," tutup Iwan.
(Irwan/Red)

0 Komentar