Serdang Bedagai | Garispolisi.com -- DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menghadirkan wadah baru bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan melalui program Kopi Dewan Mantab (Posko Aspirasi Dewan – Manajemen Tindak Lanjut Aspirasi Berkelanjutan).
Program yang berpusat di Kantor DPRD Sergai tersebut resmi diluncurkan Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang bersama Bupati Sergai Darma Wijaya, Rabu (4/11/2026).
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung Posko Aspirasi Dewan Mantab yang disiapkan sebagai ruang dialog antara anggota dewan dan masyarakat.
Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang mengatakan, kehadiran Kopi Dewan Mantab merupakan bentuk komitmen lembaga legislatif untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus meningkatkan respons terhadap berbagai aspirasi warga.
"Melalui Kopi Dewan Mantab ini, masyarakat tidak perlu sungkan datang ke DPRD. Sambil ngopi, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi. Semua aspirasi akan kita manajemen dan tindaklanjuti secara berkelanjutan, tidak hanya ditampung tapi dipastikan ada tindak lanjutnya," ujar Togar.
Sementara itu, Bupati Sergai Darma Wijaya menyambut baik dan mengapresiasi inovasi yang digagas DPRD Sergai tersebut.
Menurutnya, Kopi Dewan Mantab, dapat menjadi jembatan komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Sergai.
"Pemerintah Kabupaten sangat mendukung. Dengan adanya posko ini, aspirasi masyarakat akan lebih cepat tersampaikan dan ditindaklanjuti bersama. Ini wujud nyata pelayanan yang dekat dengan rakyat," ucap Darma Wijaya.
Darma berharap, keberadaan posko tersebut dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah, sehingga berbagai kebutuhan dan persoalan warga dapat disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat maupun pemerintah daerah.
Sekretaris DPRD Sergai sekaligus Project Leader Kopi Dewan Mantab Muhammad Fahmi menjelaskan, program tersebut merupakan proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.
Menurut Fahmi, Kopi Dewan Mantab dirancang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan responsif. Melalui inovasi tersebut, pelayanan aspirasi masyarakat diharapkan berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan tanpa harus menunggu masa reses anggota DPRD.
"Program ini bukan sekadar menyediakan tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga membangun sistem manajemen tindak lanjut agar setiap aspirasi yang masuk dapat terdokumentasi dan dipantau proses penyelesaiannya," jelasnya.
Dia menyebutkan, Kopi Dewan Mantab memiliki sejumlah inovasi utama, di antaranya percepatan respons aspirasi, pendokumentasian data secara terstruktur, transparansi dan akuntabilitas, serta digitalisasi layanan secara daring selama 24 jam.
Namun, untuk tahap awal pelayanan masih dilakukan secara offline. Ke depan, sistem tersebut akan dikembangkan menjadi layanan online yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.
"Namun saat ini masih offline, ke depannya inovasi ini akan kita kembangkan menjadi online secara 24 jam," ujarnya.
Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan dalam menyampaikan aspirasi sekaligus mengetahui perkembangan tindak lanjut atas usulan yang disampaikan.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, program ini juga dirancang mendukung kinerja anggota DPRD melalui penyediaan data aspirasi yang lebih terstruktur, pengukuran kinerja yang jelas, serta penguatan akuntabilitas lembaga legislatif.
Fahmi menambahkan, keberadaan Kopi Dewan Mantab diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap DPRD sekaligus memperkuat fungsi representasi wakil rakyat.
"Melalui program ini, kami ingin membangun pelayanan aspirasi yang terbuka, terukur, dan berkelanjutan. Harapannya, setiap aspirasi masyarakat tidak berhenti pada tahap penyampaian, tetapi memiliki kejelasan dalam proses tindak lanjutnya," ujarnya.
( Zulfan)
0 Komentar