Teks foto:
Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah.
Lubuk Pakam | GarisPolisi.com
Sejumlah jamaah Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah yang berada di kompleks Kantor Bupati Deli Serdang mengeluhkan banyaknya nyamuk yang dinilai mengganggu kekhusyukan ibadah salat.
Masjid yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 16.307 meter persegi atau 1,6 hektare tersebut disebut menjadi tempat berkembangnya nyamuk dalam jumlah cukup banyak, sehingga jamaah kerap merasa tidak nyaman saat beribadah.
Salah seorang jamaah, Syahdan, mengatakan gangguan nyamuk tersebut sudah cukup dirasakan oleh jamaah.
Hal serupa disampaikan Rusli (64), warga Lubuk Pakam, yang mengaku harus berulang kali mengusir nyamuk saat melaksanakan salat.
“Suaranya mendesing. Nyamuk hinggap di tubuh kita. Tangan, badan, dan wajah jadi sasarannya,” ujar Rusli, Rabu (28/1/2026).
Keluhan tersebut juga dibenarkan oleh sejumlah petugas kebersihan masjid. Mereka mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana asal nyamuk-nyamuk tersebut, namun dampaknya sangat dirasakan, terutama saat waktu salat berjamaah.
“Kami juga tidak tahu dari mana datangnya nyamuk-nyamuk ini. Banyak sekali. Saat salat terpaksa memukul-mukul nyamuk karena tidak tahan digigit,” ujar salah seorang petugas kebersihan yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Para jamaah dan petugas berharap pengelola masjid dapat segera mengambil langkah antisipasi, seperti melakukan penyemprotan atau upaya pengendalian hama, agar kenyamanan dan kekhusyukan ibadah dapat terjaga.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua Badan Pengelola Masjid Agung (BPMA) Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah, Faisal Rahman, belum memberikan tanggapan.
Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon seluler kepada yang bersangkutan, yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang, belum berhasil dihubungi.(JT Marbun)
0 Komentar